Belajar Memasak Sejak Dini, Siswa SMPIT Harapan Bunda Dilatih Mandiri di Usia Aqil Baligh

Belajar Memasak Sejak Dini, Siswa SMPIT Harapan Bunda Dilatih Mandiri di Usia Aqil Baligh

24 April 2026

Kategori Berita

Agenda Sekolah

Dipublikasikan

24 April 2026

Pengunggah

SMP IT Harapan Bunda

Bagikan

Purwokerto — Keterampilan memasak kini tidak lagi dipandang sebagai sekadar aktivitas domestik. Di SMP IT Harapan Bunda Purwokerto, kemampuan ini justru menjadi bagian penting dalam pembentukan kemandirian siswa, terutama di usia aqil baligh.

Melalui program Minat Bakat (Miba), siswa mengikuti kegiatan memasak yang dilaksanakan secara rutin setiap pekan, tepatnya pada hari Jumat. Dalam kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar mengolah bahan makanan, tetapi juga memahami proses, tanggung jawab, dan kerja sama dalam sebuah aktivitas nyata.

Kegiatan memasak dipilih bukan tanpa alasan. Pada fase aqil baligh, siswa mulai memasuki tahap kedewasaan awal, di mana mereka perlu dibekali keterampilan hidup (life skill) yang mendukung kemandirian. Kemampuan memasak menjadi salah satu keterampilan dasar yang penting, karena berkaitan langsung dengan kebutuhan sehari-hari.

Lebih dari itu, proses memasak juga melatih banyak aspek pembelajaran. Siswa belajar merencanakan, mengukur bahan, mengikuti langkah secara sistematis, hingga menyelesaikan tugas dengan tanggung jawab. Dalam praktiknya, mereka juga dilatih untuk sabar, teliti, dan bekerja sama dengan teman.

Di balik aktivitas yang terlihat sederhana, terdapat nilai-nilai yang lebih dalam. Memasak mengajarkan bahwa setiap hasil membutuhkan proses, setiap kesalahan bisa diperbaiki, dan setiap usaha akan membuahkan pengalaman.

Program Miba memasak ini menjadi bagian dari pendekatan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kemandirian siswa. Sekolah berharap, melalui kegiatan ini, siswa mampu tumbuh menjadi pribadi yang siap menjalani kehidupan dengan lebih mandiri dan bertanggung jawab.

Dengan pembiasaan yang dilakukan secara konsisten setiap pekan, keterampilan sederhana seperti memasak diharapkan menjadi bekal berharga bagi siswa, tidak hanya di masa sekolah, tetapi juga dalam kehidupan mereka ke depan.