Siswa Kelas IX SMPIT Harapan Bunda Tuntaskan TKA, Belajar Mengelola Diri dan Memaknai Proses
9 April 2026
Kategori Berita
Agenda Sekolah
Dipublikasikan
9 April 2026
Pengunggah
SMP IT Harapan Bunda
Bagikan
Siswa kelas IX SMP IT Harapan Bunda Purwokerto telah menuntaskan rangkaian Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang dilaksanakan selama dua hari, 8–9 April 2026.
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di laboratorium sekolah dengan skema tiga sesi setiap harinya. Setiap sesi diikuti sekitar 16–17 siswa, sehingga aktivitas berlangsung secara bergantian dan terjadwal dengan tertib.
Sejak pagi, siswa hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sebagian memasuki ruang ujian, sementara yang lain menunggu giliran dengan mempersiapkan diri. Pola ini membentuk ritme kegiatan yang teratur, sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk menjaga fokus dan kesiapan diri.
Pada hari pertama, siswa mengerjakan Matematika dan Numerasi serta Survei Karakter. Sementara pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Bahasa Indonesia dan Literasi serta Survei Lingkungan Belajar.
Bagi para siswa, pengalaman mengikuti TKA tidak hanya tentang menyelesaikan ujian, tetapi juga tentang proses yang mereka jalani. Muhammad Naufal Nur Azis, salah satu siswa kelas IX, mengungkapkan rasa syukurnya setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan TKA selama dua hari. Banyak hal yang kami pelajari, bukan hanya dari soal, tetapi juga dari prosesnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ferlita Khanaya Putri. Ia merasakan pengalaman yang berbeda selama mengikuti TKA, terutama dalam hal mengatur diri dan menjaga ketenangan.
“Awalnya cukup tegang, tapi lama-lama jadi lebih tenang. Alhamdulillah bisa melewatinya. Semoga hasilnya memuaskan, bismillah,” ungkapnya.
Sekolah berharap pengalaman ini tidak hanya berhenti sebagai agenda akademik, tetapi menjadi bagian dari perjalanan siswa dalam bertumbuh menjadi pribadi yang lebih matang dan siap menghadapi tantangan ke depan. [humas]
Pelaksanaan kegiatan dipusatkan di laboratorium sekolah dengan skema tiga sesi setiap harinya. Setiap sesi diikuti sekitar 16–17 siswa, sehingga aktivitas berlangsung secara bergantian dan terjadwal dengan tertib.
Sejak pagi, siswa hadir sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sebagian memasuki ruang ujian, sementara yang lain menunggu giliran dengan mempersiapkan diri. Pola ini membentuk ritme kegiatan yang teratur, sekaligus memberi ruang bagi siswa untuk menjaga fokus dan kesiapan diri.
Pada hari pertama, siswa mengerjakan Matematika dan Numerasi serta Survei Karakter. Sementara pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan Bahasa Indonesia dan Literasi serta Survei Lingkungan Belajar.
Bagi para siswa, pengalaman mengikuti TKA tidak hanya tentang menyelesaikan ujian, tetapi juga tentang proses yang mereka jalani. Muhammad Naufal Nur Azis, salah satu siswa kelas IX, mengungkapkan rasa syukurnya setelah menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan.
“Alhamdulillah, kami sudah melaksanakan TKA selama dua hari. Banyak hal yang kami pelajari, bukan hanya dari soal, tetapi juga dari prosesnya,” ujarnya.
Hal senada disampaikan oleh Ferlita Khanaya Putri. Ia merasakan pengalaman yang berbeda selama mengikuti TKA, terutama dalam hal mengatur diri dan menjaga ketenangan.
“Awalnya cukup tegang, tapi lama-lama jadi lebih tenang. Alhamdulillah bisa melewatinya. Semoga hasilnya memuaskan, bismillah,” ungkapnya.
Sekolah berharap pengalaman ini tidak hanya berhenti sebagai agenda akademik, tetapi menjadi bagian dari perjalanan siswa dalam bertumbuh menjadi pribadi yang lebih matang dan siap menghadapi tantangan ke depan. [humas]