SDIT Harapan Bunda Purwokerto melaksanakan kegiatan outing class bagi siswa-siswi level 6 dengan mengusung konsep wisata religi, pada Kamis, 15 Januari 2026. Kegiatan ini menjadikan Masjid Jogokariyan, Yogyakarta, sebagai destinasi wisata religi pertama dalam rangkaian outing class tahun ajaran 2025/2026.
Kegiatan outing class ini diikuti oleh kurang lebih 100 peserta yang terdiri dari siswa-siswi kelas 6 serta ustadz dan ustadzah pendamping. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh antusias sebagai bagian dari pembelajaran di luar kelas yang bersifat edukatif dan spiritual.
Masjid Jogokariyan dipilih sebagai destinasi pertama wisata religi karena dikenal sebagai masjid percontohan nasional dalam pengelolaan masjid berbasis umat. Masjid ini memiliki manajemen yang profesional, transparan, serta program-program keumatan yang aktif dan inovatif. Hal tersebut dinilai sejalan dengan visi SDIT Harapan Bunda Purwokerto dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, kepemimpinan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial kepada peserta didik.
Setibanya di Masjid Jogokariyan, para peserta terlebih dahulu melaksanakan salat Subuh berjamaah. Setelah itu, siswa-siswi melakukan pengamatan langsung di lingkungan masjid untuk mempelajari sistem pengelolaan Masjid Jogokariyan sebagai masjid percontohan. Kegiatan pengamatan meliputi fasilitas masjid, aktivitas keumatan, serta data-data yang terpasang pada papan informasi, seperti laporan keuangan, program masjid, dan layanan sosial yang dijalankan.
Melalui kegiatan outing class ini, siswa mendapatkan pengalaman belajar yang kontekstual dan bermakna, tidak hanya secara akademik tetapi juga spiritual. SDIT Harapan Bunda Purwokerto berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kecintaan siswa terhadap masjid, serta menginspirasi mereka untuk turut berperan aktif dalam memakmurkan masjid di lingkungan masing-masing.
#sditharapanbundapurwokerto #sekolahquran #sekolahsayangteman #sekolahislampurwokerto #outingclass #masjidjogokariyan