Sebelum Memulai Pelajaran, Siswa SMPIT Harapan Bunda Membuka Hari dengan Al-Qur’an

Sebelum Memulai Pelajaran, Siswa SMPIT Harapan Bunda Membuka Hari dengan Al-Qur’an

3 August 2026

Kategori Berita

Agenda Sekolah

Dipublikasikan

3 August 2026

Pengunggah

SMP IT Harapan Bunda

Bagikan

Sebelum buku pelajaran dibuka dan aktivitas belajar dimulai, siswa SMP IT Harapan Bunda Purwokerto terlebih dahulu meluangkan waktu untuk berinteraksi dengan Al-Qur’an. Setiap pagi, agenda Tilawah dan Tahfidz Al-Qur’an menjadi bagian dari rutinitas siswa sebelum mengikuti pembelajaran di kelas.

Dalam suasana pagi yang relatif tenang, siswa membaca Al-Qur’an, mengulang hafalan, dan menyetorkan hafalan sesuai dengan tahapan masing-masing. Guru mendampingi proses tersebut agar siswa tidak hanya mengejar jumlah hafalan, tetapi juga menjaga kualitas bacaan dan membangun kebiasaan berinteraksi dengan Al-Qur’an.

Rutinitas tersebut menjadi bagian dari ikhtiar sekolah untuk menjadikan Al-Qur’an dekat dengan keseharian siswa. Bukan hanya hadir dalam jadwal pelajaran atau target hafalan, tetapi menjadi bagian dari kebiasaan yang dilakukan secara konsisten.

Bagi siswa yang sedang berada pada masa remaja awal, pembiasaan semacam ini memiliki arti tersendiri. Mereka mulai memiliki ruang yang lebih luas untuk menentukan pilihan, membangun kebiasaan, dan mengenali dirinya. Karena itu, lingkungan yang baik dibutuhkan agar proses tumbuh tersebut memiliki arah.

Tilawah dan tahfidz juga mengajarkan bahwa kemampuan tidak selalu lahir dari sekali mencoba. Hafalan membutuhkan pengulangan, kesabaran, dan ketekunan. Siswa belajar bahwa ayat yang telah dihafalkan perlu terus dijaga, sebagaimana kebiasaan baik dalam kehidupan juga perlu dirawat agar tidak hilang.

Di sinilah aktivitas pagi tersebut menjadi lebih dari sekadar rutinitas sekolah. Ada proses membangun kedisiplinan, melatih konsistensi, dan menumbuhkan kedekatan dengan Al-Qur’an melalui langkah-langkah sederhana yang dilakukan berulang.

Setiap siswa pun memiliki ritme yang berbeda. Ada yang mampu menghafal dengan cepat, ada yang membutuhkan lebih banyak pengulangan. Perbedaan tersebut menjadi bagian dari perjalanan belajar yang perlu dihargai dan didampingi.

Pendidikan pada akhirnya bukan hanya tentang seberapa banyak pengetahuan yang berhasil dikuasai seorang siswa. Lebih jauh, pendidikan adalah tentang kebiasaan apa yang tumbuh, nilai apa yang melekat, dan bagaimana seorang anak memiliki bekal untuk menjalani kehidupannya.

Dengan membuka hari bersama Al-Qur’an, siswa SMP IT Harapan Bunda Purwokerto dibiasakan untuk memulai aktivitas dengan sesuatu yang menguatkan hati. Sebelum berhadapan dengan berbagai pelajaran dan tantangan sepanjang hari, mereka terlebih dahulu mengambil waktu untuk membaca, mengingat, dan mendekat kepada Kalamullah.